Kamis, 08 September 2011

Bunga Melati

Siapa yang tidak mengenal bunga melati terutama melati putih . Bunga berukuran kecil ini di Indonesia dijadikan sebagai Puspa Bangsa alias Bunga Nasional Indonesia. Bunga ini memiliki nama latin Jasminum sambac diperkirakan berasal dari daerah Asia Selatan. Tanaman ini biasanya tumbuh dipekarangan rumah dan biasa dijadikan sebagai pagar. Tanaman bunga melati perkembangbiakannya sangat mudah cukup dengan menyetek bagian batangnya.


Secara morfologi tanaman ini terdiri dari:

a. batang
Menurut jenis batangnya, tumbuhan ini dapat digolongkan sebagai semak, batangnya berkayu dengan tinggi kurang dari 5 meter. Batangnya sedikit berbulu halus dan jarang.

b. daun
Melati putih merupakan tumbuhan dengan daun majemuk menyirip (pinnatus), artinya daun majemuk yang anak daunnya terdapat di kanan dan kiri ibu tangkai daun tersusun seperti sirip pada ikan. Kedudukan daun batang (filotaksis) berjenis apposite dengan setiap buku terdapat dua lembar daun yang berhadapan. Daunnya hanya memiliki tangkai dan helaian saja, berbentuk ovate, pangkal daun berbentuk setengah lingkaran sedangkan pada ujung daun sedikit meruncing, seperti daun-daun yang biasa digambarkan. Pinggir daun tidak rata dan sedikit bergelombang. Permukaan daun agak berkerut seperti daun jambu biji dengan pertulangan daun menyirip mengikuti bangun daun yang oval. Jadi terkesan pertulangan daunnya agak melengkung.

c. bunga
Bunga melati selalu berwarna putih dan berukuran kecil. Jasminum sambae merupak bunga majemuk, memilki ibu tangkai bunga yang keluar dari ketiak daun. Susunan bunganya menyirip dan berhadapan. Bagian-bagian bunganya terdiri dari tangkai anak bunga yang di ujungnya terdapat daun pelindung berbentuk benang berjumlah 7 helai, disambung dengan tangkai bunga. Saat mekar bunga yang memilki 7 mahkota berlapis-lapis ini akan berbentuk datar sehingga pada bunga jenis ini tidak ditemukan kelopak bunga. Bunga Jasminum sambae punya andrecium (alat kelamin jantan) ditandai dengan adanya stamen yang terdiri dari kepala sari, tangkai sari, kotak sari, dan serbuk sari dan juga mempunyai alat kelamin betina yang terdiri dari kepala putik, tangkai putik dan bakal buah. Namun alat kelamin ini tidak produktif sehingga tidak menghasilkan buah. Posisi stamen berada dalam rongga tangkai bunga, tidak terlalu terlihat dan untuk mengamatinya harus membelah bunganya terlebih dahulu. Posisi kepala putik lebih pendek dibandingkan kepala sarinya. Bunga ini dapat mekar selama 2 hari kemudian mahkotanya berubah warna menjadi ungu kebiru-biruan.

Adapun manfaat dari bunga melati adalah

1. Sebagai tanaman pelindung
Tanaman bunga melati merupakan tanaman semak sehingga biasa diginakan sebagai pagar.

2. Sebagai obat
Zat yang terkandung dalam bunga melati dapat menyembuhkan berbagai penyakit diantaranya sakit mata, gigitan serangga, demam, sakit kepala dan penyakit DBD

3. Hiasan
Anda sering melihat pengantin?pasti kita langsung teringat hiasan yang digunakan oleh pengantin perempuan dan kalung yang dipakai pengantin laki-laki bunga yang digunakan adalah bunga melati. Bunga melati identik dengan pernikahan.

4. Bahan baku parfum
Salah satu aroma parfum yang disukai adalah aroma melati. Ya...bunga melati juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan parfum.

5. Campuran teh
Kebanyakan teh memiliki aroma melati yang kuat seperti jasmine tea ataupun teh seduh. coba perhatikan teh seduh sangat jelas terlihat diantara daun daun teh yang kering banyak kita temukan bunga melati.


(Berbagai Sumber)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar